<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Silan</title>
	<atom:link href="http://silan.blogdetik.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://silan.blogdetik.com</link>
	<description>Just another Silan weblog</description>
	<pubDate>Sat, 23 Jul 2011 05:14:52 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo</title>
		<link>http://silan.blogdetik.com/2011/07/23/gubernur-sulsel-syahrul-yasin-limpo/</link>
		<comments>http://silan.blogdetik.com/2011/07/23/gubernur-sulsel-syahrul-yasin-limpo/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jul 2011 05:14:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>silan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://silan.blogdetik.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo membuka Tudang Sipulung tingkat Sulsel di Sidrap yang digelar di pelataran Taman Ganggawa Pangkajene, kemarin. Dalam acara tersebut,Syahrul menyebutkan bahwa dari tahun ke tahun, Sulsel terus mengalami perkembangan pesat.
Hal itu diukur dari tingkat peredaran uang di Sulsel saat ini sudah mencapai sekitar Rp95 triliun. “Padahal tahun sebelumnya hanya di atas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://silan.blogdetik.com/2011/07/23/gubernur-sulsel-syahrul-yasin-limpo/">Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo</a> membuka Tudang Sipulung tingkat Sulsel di Sidrap yang digelar di pelataran Taman Ganggawa Pangkajene, kemarin. Dalam acara tersebut,Syahrul menyebutkan bahwa dari tahun ke tahun, Sulsel terus mengalami perkembangan pesat.</p>
<p>Hal itu diukur dari tingkat peredaran uang di Sulsel saat ini sudah mencapai sekitar Rp95 triliun. “Padahal tahun sebelumnya hanya di atas Rp80 triliun. Sekarang sudah tembus di atas Rp90 triliun. Dalam waktu dekat, kami target tembus ke Rp110 triliun,”kata dia. Pertumbuhan ekonomi Sulsel tidak lepas dari peran Sidrap yang merupakan daerah penyedia pangan andalan.<br />
<span id="more-8"></span></p>
<p>Syahrul bahkan menyebut daerah tersebut adalah lumbung pangan nasional. Sebelum membuka acara tersebut, dia menyerahkan pin emas kepada Wagub Sulsel Agus Srifin Nu’mang, Bupati Sidrap H Rusdi Masse, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Sulsel Lutfi Halide, dan beberapa kepala dinas dan kelompok tani di Sidrap.</p>
<p>Pin emas itu diberikan sebagai bentuk penghargaan terhadap dukungan dalam peningkatan produktivitas pertanian dan peningkatan ketahanan pangan nasional oleh Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sulsel. Seusai membuka acara itu, Syahrul yang didampingi Wagub Sulsel Agus Arifin Nu’- mang, Bupati Sidrap H Rusdi Masse, dan Kadis Pertanian Provinsi Lutfi Halide, mengikuti panen perdana di lokasi persawahan salah seorang tokoh masyarakat Sidrap, A Makkananneng.</p>
<p>Dalam sambutannya, Bupati Sidrap Rusdi Masse mengatakan, pagelaran Tudang Sipulung Sulsel yang digelar di Sidrap diharapkan jadi motivasi bagi masyarakat untuk terus meningkatkan hasil produksi pertaniannya. “Kami juga berharap dari kegiatan ini akan lahir konsep baru yang bisa mengendalikan hal-hal yang bersentuhan dengan perekonomian masyarakat, seperti pengendalian harga dan kualitas produk,” ujarnya. Demikian catatan online <a href="http://silan.blogdetik.com/">Silan</a> yang berjudul Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://silan.blogdetik.com/2011/07/23/gubernur-sulsel-syahrul-yasin-limpo/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Provinsi Sulawesi Selatan</title>
		<link>http://silan.blogdetik.com/2011/01/18/provinsi-sulawesi-selatan/</link>
		<comments>http://silan.blogdetik.com/2011/01/18/provinsi-sulawesi-selatan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Jan 2011 04:56:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>silan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://silan.blogdetik.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Provinsi Sulawesi Selatan mendapat bantuan pupuk 10.864 ton dari Pemerintah Jepang melalui Kementerian Pertanian (Kementan).

Pupuk tersebut akan dijual murah kepada para petani di Sulsel. Selain Sulsel,bantuan juga diberikan kepada Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) sebanyak 3.000 ton. Hibah tersebut melalui program Second Kennedy Round (SKR) Japan Fiscal Year (JFY) 2009/2010. Nilai hibah ini sebesar 520 juta [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Provinsi Sulawesi Selatan" href="http://silan.blogdetik.com/2011/01/18/provinsi-sulawesi-selatan/" target="_self">Provinsi Sulawesi Selatan</a> mendapat bantuan pupuk 10.864 ton dari Pemerintah Jepang melalui Kementerian Pertanian (Kementan).<br />
<span id="more-7"></span><br />
Pupuk tersebut akan dijual murah kepada para petani di Sulsel. Selain Sulsel,bantuan juga diberikan kepada Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) sebanyak 3.000 ton. Hibah tersebut melalui program Second Kennedy Round (SKR) Japan Fiscal Year (JFY) 2009/2010. Nilai hibah ini sebesar 520 juta yen atau sekitar Rp45 miliar. “Pemerintah Indonesia memperoleh hibah senilai 520 juta yen atau kurang lebih Rp45 miliar untuk pengadaan pupuk KCL sebanyak 13.864 ton. Sebanyak 10.864 ton untuk Sulsel dan 3.000 ton untuk Sulteng,” ungkap Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementan Hari Priyono, saat meninjau pembongkaran pupuk KCL di Pelabuhan Soekarno- Hatta Makassar,kemarin.</p>
<p>Hibah dari Jepang tersebut dimaksudkan membantu meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan produktivitas tanaman pangan.Tahun ini merupakan kali ketujuh Indonesia mendapatkan hibah tersebut. ”SampaisaatiniIndonesiamemperoleh tujuh kali, yaitu melalui SKR 2000, 2001, 2003, 2005, 2006, 2007, dan SKR 2009. Untuk peluncuran hari ini di Sulsel merupakan program SKR 2009,”kata dia. Hasil penjualan pupuk murah tersebut akan kembali digunakan untuk pembiayaan program peningkatan pertanian. Dana yang terkumpul dari hasil penjualan kurang lebih Rp140 miliar. “Di Sulsel dan Sulteng,kurang lebih 23 proyek dijalankan dengan dana hasil penjualan tersebut, di antaranya pengembangan kedelai, pembibitan sapi di Sinjai, serta pengembangan bawang merah Sulteng,”papar dia.</p>
<p>Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengatakan, di Sulsel, sektor pertanian memang menjadi sektor pendapatan utama. Menurutnya, 30,4% PDRB (pendapatan domestik regional bruto) Sulsel tahun lalu berasal dari sektor pertanian. “Sektor ini memang menjadi andalan Sulsel. Di mana 30,4% PDRB berasal dari sektor pertanian, perkebunan 8,1%, perikanan 7,7%, peternakan 1,4%, dan kehutanan 0,4%. Bantuan ini kami harapkan akan menambah pendapatan petani,”tandas dia. Semestinya pemerintah lebih mengutamakan sektor pertanian ini. Pasalnya, sebagian besar rakyat Indonesia masih bergantung pada sektor tersebut.</p>
<p>“Kalau sektor pendidikan,kesehatan, dan lainnya diberikan alokasi yang tinggi untuk pengembangan, kenapa pertanian tidak diprioritaskan juga.Alasannya, rakyat masih banyak yang bergantung dari sektor ini,” ungkap dia. Untuk penyalurannya di Sulsel, tiga mitra kerja dari BUMN telah ditunjuk,yakni PT Pertani,PT Sang Hyang Seri, dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI).Pupuk tersebut akan dijual Rp3.725 per kg kepada petani. Demikian catatan online <a title="Silan" href="http://silan.blogdetik.com/" target="_self">Silan</a> tentang Provinsi Sulawesi Selatan.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://silan.blogdetik.com/2011/01/18/provinsi-sulawesi-selatan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pergantian malam Tahun Baru 2011</title>
		<link>http://silan.blogdetik.com/2010/12/31/pergantian-malam-tahun-baru-2011/</link>
		<comments>http://silan.blogdetik.com/2010/12/31/pergantian-malam-tahun-baru-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Dec 2010 18:35:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>silan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://silan.blogdetik.com/2010/12/31/pergantian-malam-tahun-baru-2011/</guid>
		<description><![CDATA[IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia -&#62; Pergantian malam Tahun Baru 2011 di sejumlah lokasi di Surabaya dipastikan berlangsung meriah. Salah satunya adalah rangkaian tari kabaret yang akan disuguhkan oleh Surabaya Town Square (Sutos) pada 31 Desember.

Tarian ini menjadi bagian dari tema pesta Tahun Baru Sutos yang kali ini bertajuk Cabaret Cabaret. Ada tiga kabaret yang akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://im.grandong.com/" title="IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia" target="_blank">IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia</a> -&gt; Pergantian malam Tahun Baru 2011 di sejumlah lokasi di Surabaya dipastikan berlangsung meriah. Salah satunya adalah rangkaian tari kabaret yang akan disuguhkan oleh Surabaya Town Square (Sutos) pada 31 Desember.<br />
<span id="more-6"></span><br />
Tarian ini menjadi bagian dari tema pesta Tahun Baru Sutos yang kali ini bertajuk Cabaret Cabaret. Ada tiga kabaret yang akan dihadirkan Sutos untuk para pengunjungnya sejak pukul 20.00 WIB. Mereka adalah kabaret Moulin Rouge yang mewakili gaya Eropa, kabaret Alkazar yang mewakili gaya Thailand, dan kabaret Brazilian yang akan menghadirkan gaya Amerika,yaitu Amerika Latin.</p>
<p>Head of Promo Entertainment Sutos Chatrin Setio Wati menyatakan, tema kali ini memang berbeda dengan tema pesta pergantian tahun lalu. Kalau pada tahun lalu dengan disko tiga era, yaitu pada 1970-an,1980-an,dan 1990-an,kali ini menghadirkan tarian kabaret berbagai wilayah dunia.”Setelah melalui masa, kami mencoba menembus wilayah dari Asia,Eropa, hingga Amerika,” ungkapnya di sela geladi resik kemarin.</p>
<p>Kabaret ini akan diselingi berbagai parade para model serta permainan perkusi. Totalnya sekitar 120 orang akan terlibat dalam acara ini.Mereka akan memenuhi sepanjang selasar Sutos.Puncaknya,akan dihadirkan performance DJ @khd@ dari Jakarta yang akan bergantian tampil dengan duo percussion dengan drum light-nya. Panggung utama akan dipenuhi peralatan musik dari sang disc jockey dan pemain perkusi dengan drum yang akan menyala saat ditabuh.</p>
<p>”Hal yang juga berbeda adalah konsep count up. Kalau yang lain hitung mundur atau countdown dengan detik,kami menghitung maju dari tahun 2000 hingga masuk pada 2011. Semuanya diiringi permainan audio visual yang mewakili peristiwa terkait di tiap tahun yang bisa dilihat di giant screen,”ungkap Chatrin. Tidak berhenti di situ, di selasela pesta dihadirkan pula seni body painting yang bisa dinikmati di beberapa sudut selasar. ”Semua bisa dinikmati free entry alias masuk gratis.</p>
<p>Namun kalau mau menikmati hidangan di tenant, kami persilakan,”ujar Chatrin. Untuk penampilan kolosal ini, persiapan para penari mencapai sekitar tiga bulan.Koreografer kabaret, Gdhe Yudi, menyatakan bahwa seluruh penari adalah hasil audisi. Sebab, sejauh ini belum ada kelompok atau grup tari yang sanggup menyediakan penari sebanyak ini. ”Jadi, 120 penari ini kami audisi dan dengan persiapan yang cukup,yaitu sekitar 2,5 bulan sampai 3 bulan terakhir.</p>
<p>Saya yakin para penari akan tampil dengan baik,”ucapnya. Dengan kemasan yang cukup meriah ini Chatrin yakin malam pergantian tahun di Sutos akan membawa kesan tersendiri bagi para pengunjung. Dia menyatakan, tiap tahun memang selalu berusaha menyajikan konsep yang berbeda agar tetap menjadi tujuan warga Surabaya untuk melewati malam pergantian tahun. Seluruh acara diperkirakan selesai pada pukul 02.00 WIB dini hari,1 Januari 2011. Sutos pun akan buka hingga pukul 04.00 WIB pada hari itu.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://silan.blogdetik.com/2010/12/31/pergantian-malam-tahun-baru-2011/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pedagang kaki lima</title>
		<link>http://silan.blogdetik.com/2010/11/17/pedagang-kaki-lima/</link>
		<comments>http://silan.blogdetik.com/2010/11/17/pedagang-kaki-lima/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Nov 2010 18:17:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>silan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<category><![CDATA[Pedagang kaki lima]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://silan.blogdetik.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Pedagang kaki lima (PKL) tak hanya dikenal di kota-kota besar di Tanah Air. Di Padang Arafah pun sebagai tempat pelaksanaan puncak ibadah haji, wukuf, ditemukan PKL. Dan sebelum mlanjutkan artikel ini, terlebih dagulu saya akan memberikan dukungan untuk Eye Eagle News, terima kasih.
Salah satu PKL yang mencari peruntungan di Arafah adalah Ny Ahmad asal Sampang. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pedagang kaki lima (PKL) tak hanya dikenal di kota-kota besar di Tanah Air. Di Padang Arafah pun sebagai tempat pelaksanaan puncak ibadah haji, wukuf, ditemukan PKL. Dan sebelum mlanjutkan artikel ini, terlebih dagulu saya akan memberikan dukungan untuk <a title="Eye Eagle News" href="http://eyeeagle.com/" target="_blank">Eye Eagle News</a>, terima kasih.<br />
<span id="more-5"></span>Salah satu PKL yang mencari peruntungan di Arafah adalah Ny Ahmad asal Sampang. Minggu (14/11) malam, warung lesehan milik Ny Ahmad di depan Maktab 52 dikerubuti puluhan jamaah yang tengah mempersiapkan wukuf. Jamaah pun serasa terobati karena tak menyangka di tengah padang tempat wukuf itu ada penjual bakso, gado-gado, rujak Madura, mi rebus hingga teh manis. Apalagi harga yang dipatok Ny Ahmad sangat terjangkau. Ny Ahmad mengaku menjalani profesinya ini sejak beberapa tahun terakhir.</p>
<p>Selain membantu jamaah, dia mengaku bersyukur karena bisa berhaji. Untuk menjalankan PKL musiman ini, dia dibantu tiga saudaranya.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://silan.blogdetik.com/2010/11/17/pedagang-kaki-lima/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Posko Bencana Wasior di Asrama Haji</title>
		<link>http://silan.blogdetik.com/2010/10/16/posko-bencana-wasior-di-asrama-haji/</link>
		<comments>http://silan.blogdetik.com/2010/10/16/posko-bencana-wasior-di-asrama-haji/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Oct 2010 06:28:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>silan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://silan.blogdetik.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Dompet Dhuafa Sulsel bekerja sama dengan Badan Amil Zakat (BAZ) setempat mendirikan posko penggalangan dana untuk korban banjir bandang Wasior Papua Barat di Asrama Haji Sudiang Makassar.

Manager Fundrasing Dompet Dhuafa Sulsel Isra Prasetya Idris mengatakan, posko ini didirikan sebagai tempat para calhaj yang ingin berpartisipasi menyumbangkan sedikit hartanya untuk korban banjir di Wasior. “Mungkin banyak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dompet Dhuafa Sulsel bekerja sama dengan Badan Amil Zakat (BAZ) setempat mendirikan posko penggalangan dana untuk korban banjir bandang Wasior Papua Barat di Asrama Haji Sudiang Makassar.<br />
<span id="more-4"></span><br />
Manager Fundrasing Dompet Dhuafa Sulsel Isra Prasetya Idris mengatakan, posko ini didirikan sebagai tempat para calhaj yang ingin berpartisipasi menyumbangkan sedikit hartanya untuk korban banjir di Wasior. “Mungkin banyak calhaj yang ingin menyumbangkan dana untuk meringankan beban korban banjir Wasior sehingga kami mengambil inisiatif untuk membuka posko di Asrama Haji Sudiang,” tuturnya kepada wartawan di Asarama Haji Sudiang Makassar kemarin.</p>
<p>Menurut dia, posko penggalangan dana ini mulai dibuka sejak Rabu 13 Oktober lalu dan akan beroperasi hingga 9 November.Dia menambahkan, sejak beroperasi selama dua hari terakhir,sudah terdapat beberapa calhaj yang menyumbangkan dana untuk korban banjir di Wasior. “Hasil pengumpulan dana ini akan langsung disetorkan ke posko utama yang Masjid Al-Markaz Al- Islami Makassar untuk dikumpulkan bersama dengan hasil penggalangan dana di posko lain,” ucapnya.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://silan.blogdetik.com/2010/10/16/posko-bencana-wasior-di-asrama-haji/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Gara-gara Rokok, 10 Siswi SMP Dianiaya</title>
		<link>http://silan.blogdetik.com/2010/10/10/gara-gara-rokok-10-siswi-smp-dianiaya/</link>
		<comments>http://silan.blogdetik.com/2010/10/10/gara-gara-rokok-10-siswi-smp-dianiaya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Oct 2010 19:19:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>silan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<category><![CDATA[10 Siswi SMP Dianiaya]]></category>

		<category><![CDATA[Gara-gara Rokok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://silan.blogdetik.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Sepuluh orang siswi SMP Baktiyasa Singaraja dianiaya sejumlah siswa satu sekolah ketika pulang melintasi jalan kawasan Kelurahan Patak, Kabupaten Buleleng, Bali.
Peristiwa tersebut terjadi Sabtu (9/10/2010) sekitar pukul 10.00 Wita, akibat sebelumnya sempat memperingatkan salah seorang pelaku berinisial Ci (12) sebagai adik kelas, agar tidak menghisap rokok.

Salah seorang korban pemukulan yakni Yuliana (13) asal Desa Padangkeling, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sepuluh orang siswi SMP Baktiyasa Singaraja dianiaya sejumlah siswa satu sekolah ketika pulang melintasi jalan kawasan Kelurahan Patak, Kabupaten Buleleng, Bali.</p>
<p>Peristiwa tersebut terjadi Sabtu (9/10/2010) sekitar pukul 10.00 Wita, akibat sebelumnya sempat memperingatkan salah seorang pelaku berinisial Ci (12) sebagai adik kelas, agar tidak menghisap rokok.<br />
<span id="more-3"></span><br />
Salah seorang korban pemukulan yakni Yuliana (13) asal Desa Padangkeling, Singaraja, daerah utara Pulau Dewata menjelaskan, kejadian tersebut berawal ketika ia bersama beberapa rekannya melintasi kawasan yang lokasinya titak jauh dari Panti Asuhan.</p>
<p>Dikatakan, beberapa orang dewasa bahkan yang orang tua, hanya menonton serta memberikan semangat bagi para pelaku agar memukul para korban yang sebagian besar masih berumur belasan tahun.</p>
<p>Kabag Bina Mitra Polres Buleleng Kompol N Sukasena membenarkan kejadian penganiayaan tersebut dan mengaku sejumlah siswi tersebut masih dimintai keterangan pada unit khusus Penyidik Perempuan dan Anak (PPA) Polres Buleleng.</p>
<p>Terkait dengan kejadian tersebut, Yuliana yang disapa Yuli oleh rekan-rekan sekolahnya mengatakan, sebelumnya Ci memang sempat dipanggil gara-gara laporannya kepada pihak guru di SMP Baktiyasa Singaraja.</p>
<p>&#8220;Ketika bertemu di tempat kejadian, saya kembali mengancam akan melaporkan dia karena terlihat sedang merokok bersama beberapa orang dewasa serta rekan-rekan sekelasnya,&#8221; kata Yuli.</p>
<p>Mendengar ancaman tersebut, Ci langsung menyerangnya serta memukul Yuli di bagian mulut serta menendang dada gadis itu hingga mengalami sakit dan melaporkan diri bersama salah seorang pamannya ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Buleleng.</p>
<p>Dari keterangan Yuli yang diantar rekan-rekannya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Buleleng, penganiayaan tersebut bahkan dilakukan oleh beberapa teman Ci kepada sejumlah siswi lain.</p>
<p>&#8220;Beberapa teman yang ingin menghalangi perbuatan Ci juga dipukuli bahkan ada yang ditendang oleh teman-teman pelaku hingga jatuh tersungkur,&#8221; papar Yuli kepada petugas SPK kepolisian Resor di daerah utara Pulau Dewata.</p>
<p>Terkait dengan tindakan hukum yang akan diambil pihak Kepolisian, Sukasena mengatakan pihaknya masih akan melakukan pendalaman lagi karena pelaku lebih dari satu orang dan hampir semuanya adalah warga Kelurahan Petak.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://silan.blogdetik.com/2010/10/10/gara-gara-rokok-10-siswi-smp-dianiaya/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Halo dunia!</title>
		<link>http://silan.blogdetik.com/2010/05/04/halo-dunia/</link>
		<comments>http://silan.blogdetik.com/2010/05/04/halo-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 May 2010 14:42:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>silan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Selamat Datang Blogdetik.com. Ini merupakan postingan pertama Anda. Silahkan Edit atau hapus postingan ini, dan mulai ngeblog!
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat Datang <a href="http://blogdetik.com/">Blogdetik.com</a>. Ini merupakan postingan pertama Anda. Silahkan Edit atau hapus postingan ini, dan mulai ngeblog!</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://silan.blogdetik.com/2010/05/04/halo-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.580 seconds -->

